Aku akan tetap menahan
Aku tak akan berubah
Aku tak akan mau dewasa
Bila dewasa sepertimu aku tak mau
Puppen - Atur Aku
Rabu, 07 Desember 2011
Sabtu, 03 Desember 2011
Lowongan kerja
![]() |
| Spanduk pendaftaran TNI di depan Unpad DU |
Mau kah kita kembali berseragam?, mungkin itu pertanyaan paling mendasar yang keluar dari pikiran saya ketika melihat spanduk tersebut. Setelah 9 tahun berseragam sekolah, dengan penampilan rambut sampai sepatu yang selalu diatur. Kemudian setelah semua penyeragaman itu, datanglah sebuah surga dunia kebebasan yang bernama "kuliah" (sampe sekarang udah 5 tahun belom beres2,hehe). Saat kuliah tak adalagi peraturan seragam, semuanya bebas, mulai dari bebas berpakaian, bebas berpandangan, bebas memilih, bebas segala-galanya. Jika berpikir singkat hanya karena hal penyeragaman, mungkin saya akan menolak untuk mendaftarkan diri ke TNI.
Sabtu, 26 November 2011
Putera?
![]() |
| Putera? (masjid Unpad DU, Bandung) |
Meskipun kita orang Indonesia yang dari SD sudah diajarkan Bahasa Indonesia, namun ketika menulis kerap saja terjadi kesalahan. Contohnya adalah pada papan pengumuman yang ada di tempat wudu masjid Unpad Dipatiukur, Bandung. Pengumuman ini sebenarnya ingin menunjukkan kalau tempat wudu di sebelah sini dikhususkan untuk laki-laki. Dalam kata yang lain, laki-laki memang bisa diganti dengan "putera". Hanya saja, ternyata kata "putera" itu tidak memiliki arti dalam Bahasa Indonesia. Kok bisa?...
Selasa, 22 November 2011
Senin, 21 November 2011
dua anak lebih baik
![]() |
| A. Heryawan : dua anak memang lebih baik, namun enam anak paling baik |
Saat ini Jawa Barat memiliki penduduk terbanyak se-Indonesia, jumlahnya mencapai 43 juta jiwa. Itu berarti provinsi pimpinan Ahmad Heryawan ini memiliki 6% SDM dari total jumlah penduduk Indonesia (259 juta jiwa). Bandung sebagai ibukota provinsi, didaulat sebagai kota terpadat se-Jawa Barat dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 14orang/meter. Busyeeet rame benerrrrr...
Jumat, 18 November 2011
Daihatsu atau Duitsaha?
![]() |
| Daihatsu atau Duitsaha? |
Foto ini ditujukan untuk sodara Guntur Kusuma Ardhy / @utuybento (pegawai Daihatsu)
Selasa, 15 November 2011
Hotel Scarlet Dago
Ketika lagi nganterin temen buat cari-cari kamar hotel untuk nginep keluarganya yang mau dateng wisudaan. Gak terasa, ternyata saat itu udah masuk waktu Dzuhur.
"Kalo mau sholat, dimana mas?", tanya saya pada resepsionis hotel.
"Mushola ada di basement", jawab mas resepsionis
kemudian saya sambangi mushola yang ditunjukkan sama mas resepsionis. Ternyata tempatnya barengan sama parkiran mobil, ya standart mal/pusat perbelanjaan lah. Udah gitu musholanya kecil lagi, kira-kira ukurannya segede kosan mahasiswa "tingkat banyak" yang udah gak dibiayain lagi kuliahnya sama orang tua gara-gara kelamaan lulus, haha... Pokoknya mushola itu gak sesuai deh sama nama hotel (Scarlet Dago) yang keren begitu, hehe..
Oke, coba kita kesampingkan dulu masalah mushola. Kita kembali ke awal dimana saya kan niatnya mau sholat. Tentunya sebelum sholat kita harus berwudlu dulu, betul?... Tapi sebelum berwudlu saya pipis dulu, maklum kebelet,hehe... Nah masuklah saya ke kamar mandi dekat mushola. Pas buka pintu, eh gak taunya nemu pengumuman di tembok kamar mandi yang isinya begini :
![]() |
| "Tanks"? |
Rabu, 02 November 2011
Inilahkoran
| Koran baru yang taglinenya : Dari Bandung Untuk Indonesia |
Semua juga udah tau kalau media massa yang bentuknya seperti yang di atas, itu namanya "koran". Ngapain sih dikasih tahu lagi? Tapi memang begitu nama koran yang baru terbit dua hari yang lalu ini : "INILAH KORAN". Seolah-olah nama koran baru ini menganggap koran-koran yang lebih dahulu terbit sebelum dia itu bukanlah koran. Benar-benar sungguh sangat sombong sekali...
Selasa, 25 Oktober 2011
Kamis, 20 Oktober 2011
Toilet Rusak
![]() |
| pengumuman yang informatif sekaligus menghibur seperti ini sungguh sangat diperlukan |
Ketika mau pipis di wc salah satu kantor jurusan di kampus ilmu komunikasi paling populer di Indonesia, yang notabene adalah kampus saya,hehe... eh ketemu toilet yang ada tulisannya begini :
"BUKAN UNTUK DIPAKAI! HANYA UNTUK DILIHAT! SAMPAI ADA YANG BISA MEMBETULKANNYA..."
Rabu, 12 Oktober 2011
Terlalu Cepat
![]() |
| terlalu cepat |
Kadang semuanya terasa terlalu cepat, tiba-tiba sudah harus berpisah saja.
kelakuan dan kegiatan yang dengan lelah kita tata,
kebiasaan itu, terpaksa dirombak. Padahal seperti baru kemarin berjumpa.
Benar-benar berat, meninggalkan
apa yang kita bersama namakan rasa nyaman
apa yang kita tanam, dan kemudian tumbuh jadi rasa sayang
sepertinya butuh sekitar dua ratus lima puluh tujuh tarikan nafas panjang,
untuk benar-benar melupakan
Senin, 10 Oktober 2011
Bukti Kesundaan
![]() |
| Kata FESAN dan KANOFI sangat khas sunda, namun kenapa PAGAR tidak menjadi FAGAR? |
cekidot tulisan lama saya --> http://yangpentingnyoba.blogspot.com/2011/09/sunda-pisan.html
Kamis, 06 Oktober 2011
Penunjuk Arah Bermasalah
| Papan penunjuk arah paling ramai se-jatinangor dan sepenglihatan saya |
Lagian apa coba arti PINE WOOD APART.? = HUTAN PINUS TERPISAH.?
hasil googling saya dari http://www.enchantedlearning.com/abbreviations/ dan http://www.thefreedictionary.com/apt., ---> APARTMENT tuh kalo disingkat dalam bahasa inggris, jadinya apt.. Sok-sokan pake bahasa inggris sih, padahal di Indonesia!
Jumat, 30 September 2011
Sabtu, 24 September 2011
Sunda Pisan
Orang Sunda memang khas
Sudah bukan rahasia lagi, kalau mereka itu tidak bisa menyebut huruf "F" dengan baik.
Kadang mereka menyebut "F" dengan bunyi "EP" yang keluar dari mulutnya, atau malah kadang terdengar seperti membunyikan huruf "P". Ada sebuah kalimat yang sering digunakan oleh orang Sunda sendiri untuk sekedar menertawai kebiasaan khasnya itu :
Sudah bukan rahasia lagi, kalau mereka itu tidak bisa menyebut huruf "F" dengan baik.
Kadang mereka menyebut "F" dengan bunyi "EP" yang keluar dari mulutnya, atau malah kadang terdengar seperti membunyikan huruf "P". Ada sebuah kalimat yang sering digunakan oleh orang Sunda sendiri untuk sekedar menertawai kebiasaan khasnya itu :
Siapa bilang orang Sunda gak bisa ngomong "F" itu "PITNAH!"
Senin, 19 September 2011
Limbangan yang terlupakan
![]() |
| Semboyan Kec. Balubur Limbangan, Garut yang terpotret ketika sedang mudik lebaran |
Tapi karena saya juga gak ngerti apa artinya tuh semboyan,hehe... maka saya minta bantuan teman yang asli Garut, Ikhsan Alfaraby buat menterjemahkan semboyan tersebut. Menurut dia dalam bahasa Indonesia artinya : LIMBANGAN BERDANDAN MENGEJAR KEINGINAN.
Dari semboyan itu sih saya mikirnya Limbangan itu kecamatan yang belum mapan, yang masih mencari-cari bentuk idealnya. Jadi wajarlah kalo saya emang gak tahu (alasan,hehe). Trus saya coba cari juga di google, kali aja nemu informasi yang lebih jauh lagi. Eh bener saya dapet info berharga lain, ternyata dulu tuh Limbangan termasuk nama yang penting bagi keberadaan Kabupaten Garut. Ya Garut yang sedang ramai di sorot media massa, Garut yang Wakil bupati-nya artis dan saat ini pengen mengundurkan diri.
Ini info yang saya dapet dari hasil googling, ditulis oleh Drs. Kunto Sofianto, M.Hum (penulis buku Garoet Kota Intan : sejarah lokal Kota Garut sejak zaman kolonial Belanda hingga masa kini),
"Sejarah Kabupaten Garut berawal dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendles dengan alasan produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak perintah menanam nila(indigo).
Pada tanggal 16 Pebruari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles, telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pembentukan kembali Kabupaten Limbangan yang beribu kota di Suci. Untuk sebuah Kota Kabupaten, keberadaan Suci dinilai tidak memenuhi persyaratan sebab daerah tersebut kawasannya cukup sempit.
Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Limbangan Adipati Adiwijaya (1813-1831) membentuk panitia untuk mencari tempat yang cocok bagi Ibu Kota Kabupaten. Pada awalnya, panitia menemukan Cumurah, sekitar 3 Km sebelah Timur Suci (Saat ini kampung tersebut dikenal dengan nama Kampung Pidayeuheun). Akan tetapi di tempat tersebut air bersih sulit diperoleh sehingga tidak tepat menjadi Ibu Kota.
Selanjutnya panitia mencari lokasi ke arah Barat Suci, sekitar 5 Km dan mendapatkan tempat yang cocok untuk dijadikan Ibu Kota. Selain tanahnya subur, tempat tersebut memiliki mata air yang mengalir ke Sungai Cimanuk serta pemandangannya indah dikelilingi gunung, seperti Gunung Cikuray, Gunung Papandayan, Gunung Guntur, Gunung Galunggung, Gunung Talaga Bodas dan Gunung Karacak.
Saat ditemukan mata air berupa telaga kecil yang tertutup semak belukar berduri (Marantha), seorang panitia "kakarut" atau tergores tangannya sampai berdarah. Dalam rombongan panitia, turut pula seorang Eropa yang ikut membenahi atau "ngabaladah" tempat tersebut. Begitu melihat tangan salah seorang panitia tersebut berdarah, langsung bertanya : "Mengapa berdarah?" Orang yang tergores menjawab, tangannya kakarut. Orang Eropa atau Belanda tersebut menirukan kata kakarut dengan lidah yang tidak fasih sehingga sebutannya menjadi "gagarut".
Sejak saat itu, para pekerja dalam rombongan panitia menamai tanaman berduri dengan sebutan "Ki Garut" dan telaganya dinamai "Ci Garut". (Lokasi telaga ini sekarang ditempati oleh bangunan SLTPI, SLTPII, dan SLTP IV Garut). Dengan ditemukannya Ci Garut, daerah sekitar itu dikenal dengan nama Garut. Cetusan nama Garut tersebut direstui oleh Bupati Kabupaten Limbangan Adipati Adiwijaya untuk dijadikan Ibu Kota Kabupaten Limbangan."
Sumber : http://wahidasgar.blogspot.com/2010/05/sejarah-limbangan-garut.html
Rabu, 14 September 2011
Selasa, 13 September 2011
Voucher isi ulang PLN
![]() |
| Ketika lambang PLN disejajarkan dengan provider telepon selular, jl. Raya Hankam, Bekasi |
Foto diatas bukan berarti saat ini PLN telah melebarkan sayap dengan menjadi salah satu provider telepon selular. Lambang PLN tersebut dimaksudkan untuk para pelanggan listrik prabayar yang mau melakukan isi ulang pulsa energi listrik, bisa dilakukan di warung itu. Pertanyaannya adalah emangnya listrik bisa diisi ulang?
Di zaman rumah petak dan ngotrak ini, banyak dari kita yang kadang gak sadar kalau ternyata penggunaan listrik dikontrakan sebulannya itu melebihi biaya ngontrak sebulan, haha... Nah supaya gak terjadi lagi yang kayak begituan, PLN meluncurkan program listrik isi ulang atau listrik prabayar. Program baru ini, sistemnya persis seperti isi ulang pulsa handphone yang memungkinkan para pelanggan PLN bisa mengatur sendiri pengeluaran listriknya berdasarkan pulsa yang dibelinya.
Keuntungan listrik prabayar, ternyata bukan cuma buat pelanggan PLN. Orang-orang kaya pengusaha kontrakan, juga harusnya ngerasain untungnya pake listrik prabayar. Mereka jadi gak usah takut lagi kalau-kalau tagihan listrik gak dibayarin sama yang ngontrak/ yang ngontrak kabur dengan ninggalin tunggakan listrik. Kenapa? Soalnya pembayaran listrik itu 100% ditanggung yang ngontrak, kalau yang ngontrak gak mau isi ulang pulsa listriknya, ya... kontrakannya mati lampu,hehe...
Sebenernya, program listrik prabayar udah mulai dijalankan sejak 1 tahun lalu. Namun ramainya pengguna program tersebut baru bisa dirasakan sekarang-sekarang ini. Nah, karena itu tukang-tukang pulsa disekitar rumah saya sudah mulai melihat peluang ini. Mereka tidak segan-segan lagi memajang lambang PLN besar-besar dan diurutan yang paling atas. Maksudnya agar pelanggan listrik prabyar tau kalau di warung itu menjual voucher isi ulang listrik PLN, dan setelah tau, apalagi kalau bukan membeli pulsa disitu...uhuy
Minggu, 21 Agustus 2011
Mazda Vantrend
Kadang sebuah barang bisa menjadi hal penting bagi seorang manusia, apabila terkandung memori-memori indah di dalamnya.
| MBS, foto bersama dengan latar IPDN, Jatinangor |
Sore hari (21/8) adalah saat diadakannya kegiatan buka puasa bersama Mazda Bandung Society (MBS). Mengikuti acara tersebut membuat memori-memori lama saya bangkit kembali. Maklum, dulu bapak saya punya mobil Mazda Vantrend. Mobil terbaik yang saat itu dimiliki keluarga kami. Dibeli tahun 1994, mobil itu selalu menemani kami sekeluarga bepergian. Mulai dari mudik, pergi ke sekolah, main ke kantor mamah, ke kantor bapak, belanja, sampai silaturahmi ke berbagai sanak-saudara.
Namun, perjalanan dengan Vantrend saat mudik menjadi kenangan paling berkesan yang saya ingat. Waktu itu untuk menyiasati agar saya dan adik saya bisa nyaman di perjalanan panjang. Bapak sengaja melipat kursi bagian belakang Vantrend sehingga sejajar dengan bagasi. Alhasil hilanglah kursi belakang Vantrend kami dan berubah jadi ruangan kosong. Kemudian, bapak menaruh kasur palembang dibelakang dan jadilah tempat tidur untuk saya dan adik saya (ketika itu sih terasa lega, maklum masih kecil)
| Vantrend milik paman tampak depan (dulu punya saya) |
Begitu identiknya saya dengan Vantrend, sampai ada teman perempuan saya yang pernah bilang ke saya, "lod, gw waktu itu ngeliat vantrend warna silver, trus gw jadi keinget sama lo". Gila gak tuh, ternyata gw diinget-inget, haha...
| Plat nomer yang identik dengan tanggal lahir saya |
Sabtu, 20 Agustus 2011
Lukisan Foto
Lebaran tahun kemarin, saya diminta oleh bapak saya memfoto ulang lukisan foto alm. mbah putri dan kakung. Maklumlah, lukisan foto itu sudah hampir lapuk termakan usia. Dan yang terpenting, lukisan foto tersebut adalah satu-satunya rekaman wajah mbah saya ketika masih muda (sekitar usia 20 tahun). Untuk itu, akan sangat sayang jika nanti hilang begitu saja...
Zaman mbah saya muda (1950), mungkin penggunaan dan orang yang punya kamera belum seperti saat ini, massal. Karena ketika itu, kamera hanya bisa dipunyai oleh kalangan terbatas saja (media, orang kaya, dan elit-elit negara). Jadi untuk mengabadikan sebuah momen, mereka harus mendatangkan tukang lukis segala. Yang mana, mbah saya harus mematung sekian puluh menit lamanya demi mendapatkan citra diri dari guratan-guratan pensil si tukang lukis (persis ketika Kate Winselt dilukis di film Titanic lah, tapi versi halal, haha).
Beruntunglah kita sekarang yang hidup di zaman kamera massal, kamera murah dan kamera sudah sangat mudah mengoprasionalkannya. Sekarang kamera sudah ada di handphone, kamera sudah menclok di ipod, sudah ada kamera pocket. Kalau sudah demikian mudah begitu, yang keterlaluan adalah manusia-manusia yang tidak memanfaatkannya untuk mengabadikan, mendokumentasikan momen. Sadarlah kalau manusia itu pelupa dan semoga kita tidak termasuk kedalam golongan orang-orang yang mudah melupakan, AMIN!
Zaman mbah saya muda (1950), mungkin penggunaan dan orang yang punya kamera belum seperti saat ini, massal. Karena ketika itu, kamera hanya bisa dipunyai oleh kalangan terbatas saja (media, orang kaya, dan elit-elit negara). Jadi untuk mengabadikan sebuah momen, mereka harus mendatangkan tukang lukis segala. Yang mana, mbah saya harus mematung sekian puluh menit lamanya demi mendapatkan citra diri dari guratan-guratan pensil si tukang lukis (persis ketika Kate Winselt dilukis di film Titanic lah, tapi versi halal, haha).
Beruntunglah kita sekarang yang hidup di zaman kamera massal, kamera murah dan kamera sudah sangat mudah mengoprasionalkannya. Sekarang kamera sudah ada di handphone, kamera sudah menclok di ipod, sudah ada kamera pocket. Kalau sudah demikian mudah begitu, yang keterlaluan adalah manusia-manusia yang tidak memanfaatkannya untuk mengabadikan, mendokumentasikan momen. Sadarlah kalau manusia itu pelupa dan semoga kita tidak termasuk kedalam golongan orang-orang yang mudah melupakan, AMIN!
![]() |
| Mbah Matori (ayah dari bapak saya) |
| Mbah Muntamah (ibu dari bapak saya) |
Rabu, 17 Agustus 2011
Ini dia Mahameru
Wew, tiba-tiba saya rindu sama Mahameru, rindu sama perjalanannya, rindu sama teman-temannya, rindu sama pembicaraan di sana, rindu Alfred, Dzaki, Tito, Ayu, Teti, Joni, Ardy, Bona, Allan, Agun, pokoknya rindu...
Mungkin dari sekian banyak momen dalam hidup saya, Mahameru termasuk yang tak terlupakan. Ingatan saya masih begitu jelas ketika kami tersasar di awal perjalanan menuju Tumpang, lalu naik jeep malam-malam ke Ranu Pani yang saat itu udaranya dingin naujubile, kemudian makan rawon super duper nikmat, berbagi cerita cinta di kemah ranu kumbolo, berdo'a di tanjakan cinta, melihat indahnya oro-oro ombo, lelahnya menaiki tanjakan 5-2, sampai perasaan bangga bercampur kesombongan ketika berhasil sampai puncak tertinggi tanah jawa, semuanya terasa luar biasa...
Foto-foto panorama ini mungkin hanya sebagian kecil dari keluarbiasaan perjalanan ke Mahameru bagi saya, semoga anda bisa menikmatinya...
![]() |
| Ranu Pani, pemberhentian pertama bagi para pendaki. Tempat terakhir yang bisa dicapai oleh kendaraan (jeep). |
![]() |
| Ranu Kumbolo, pemberhentian kedua, tempat menginap. Banyak pelancong yang tujuannya hanya sampai di sini. |
![]() |
| Pemandangan dari punggung Gunung Semeru ketika matahari terbit |
![]() |
| Pemandangan dari puncak Mahameru |
#Terimakasih kawan, tanpa kalian saya mungkin tidak akan pernah merasakan nikmatnya berada di puncak
Jumat, 05 Agustus 2011
Banyaknya Pas Ramadhan Doang
| Sedang membaca Al-qur'an di dalam mobil |
Bahkan, masjid-masjid ramai juga hanya pada Ramadhan saja.
Entahlah, mungkin Ramdhan benar-benar dianggap sebagai bulan yang sangat suci sehingga di bulan2 lainnya seolah-olah boleh dikotori.
Tidak Percaya Diri
Biasanya, yang dijual oleh politikus itu kepercayaan dirinya. Mereka akan dengan PDnya berjanji untuk melaksanakan ini dan melaksanakan itu, menurunkan harga ini dan menurunkan harga itu, tapi setelah terpilih.... hmmm, kita baru tahu kalau selain PDnya yang gede, bohongnya juga gede.
Nah, anehnya ternyata ada politikus yang tidak percaya diri. Setidaknya terlihat dari baligho yang mereka pasang di depan kantornya masing-masing :
Nah, anehnya ternyata ada politikus yang tidak percaya diri. Setidaknya terlihat dari baligho yang mereka pasang di depan kantornya masing-masing :
| Kok ada gambar bu Meganya pak Ketua DPD?, emang situ takut gak dikenal ya... |
| Waduh pak Anas, yang ketua partai Demokrat itu anda, apa pak SBY? |
Kamis, 21 Juli 2011
Pekan Raya Jakarta
![]() |
| Sedang melakukan peragaan alat : bangku getar pembuat kurus, caranya dengan mendudukinya atau berdiri di atasnya. Kegiatan ini dilakukan oleh perempuan2 itu dari pagi (PRJ buka) hingga malam hari (PRJ tutup) setiap harinya. GETAR TERUS TIAP HARI ! |
![]() |
| Penggunaan kostum sapi yang selalu tersenyum dan menggemaskan ini, sebagai daya tarik untuk mendapatkan pembeli bersegmentasi anak-anak. |
![]() |
| Bingkisan khas PRJ yang isinya 8 buah snack ini rata-rata bisa laku 600 bungkus, bahkan pada hari-hari tertentu bisa mencapai 1000 bungkus. Misalnya si penjual mendapatkan untung Rp.2000/bungkus, dengan penjualan rata-rata berarti setiap harinya dia bisa mendapatkan Rp.1.200.000. Pendapatannya bahkan lebih besar dari upah minimum regional Jakarta yang hanya Rp.1.290.000/bulan LIHAT PELUANG DENGAN JELI BOI! |
Selasa, 19 Juli 2011
Menteng yang Susah Ditemui
![]() |
| Menteng kan asli Jakarta kok disebut MENTENG PALEMBANG, mungkin biar laku kayak keluarganya yaitu Duku Palembang, atau memang ada Menteng Palembang? (hidung siapa=who knows) |
"Kebanyakan orang Jakarta sekarang pada kurang paham, kalau Menteng itu nama buah, Bintaro itu nama pohon dan Kebon Jeruk, memang dulu di sana ada hamparan tanaman yang benar-benar jeruk buahnya. Para pendatang agaknya hanya kenal nama-nama itu sebagai kawasan gedongan. Lalu, benarkah yang namanya peradaban itu berarti membangun banyak gedung?" Kalimat di atas adalah kutipan dari sebuah novel Kronik Betawi, karya Ratih Kumala.
Begitu selesai saya membaca novel tersebut, saya langsung penasaran bagaimana sih buah menteng itu? Rasa-rasanya saya belom pernah tau, belom pernah lihat, apalagi ngerasain.
Namun seperti biasa, rasa penasaran itu hanya didiamkan saja tanpa usaha pencarian sedikitpun. Sampai-sampai hampir sudah 2 tahun terlupakan...
Eh tiba-tiba kemarin pas lagi sepedahan di Car Free Day (CFD)-nya Bekasi, saya nemu orang yang jualan buah Menteng. Seketika rasa penasaran saya dibangungkan lagi dari sekian lama tertidur di dalam otak. Langsung saja saya beli tuh Menteng, kalo gak salah harganya Rp.5000 dapet 1/4kg.
Dari segi bentuknya sih, Menteng itu kayak perpaduan buah Manggis dan Dukuh. Kalau rasanya sangat-sangat gak bersahabat sama lidah, asem-asem kecut. Gak ada enaknya sih sebenernya. Tapi entahlah kenapa banyak orang yang beli. Mungkin mereka sama seperti saya juga kali yang penasaran sama buah asli Jakarta itu. Soalnya denger-denger buah Menteng itu sekarang sudah tergolong langka. Selain itu Menteng juga termasuk kategori dilindungi, yakni dilindungi oleh yang punya pohon di rumahnya dari godaan maling buah yang terkutuk,hehe...
![]() |
| Ramai orang membeli menteng, padahal mah rasanya asem-asem kecut |
Jumat, 15 Juli 2011
Kuis Iseng Berhadiah (Khusus Wilayah Jatinangor)
Boi dan Nona yang Budiman dan Budiwoman. Sebagai ucapan terimakasih atas kesetiaan kalian selama ini yang telah membaca foto-foto, tulisan dan berkomensapa di http://yangpentingnyoba.blogspot.com . Maka saya coba membuat Kuis Iseng Berhadiah : Teh Upet khas Cirebon (2kotak). Untuk mendapatkan hadianya, silahkan menjawab pertanyaan di bawah ini. Jawabannya diketik di kolom komentar, hadiah hanya untuk 1 penjawab benar pertama :
Pernah melihat coretan di dinding yang biasa disebut grafiti, coba tuliskan ulang grafiti di dalam foto ini dengan benar
Terimakasih atas perhatiannya untuk Boi dan Nona yang budiman dan budiwoman, semoga menang!
NB:
1. Jika menjawab tuliskan nama dan akun twitternya, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan saya menghubungin Boi dan Nona jika menang.
2. Bagi yang tidak menuliskan nama dan akun twitternya, akan otomatis dieliminasi
3. Kuis ditutup sampai ada jawaban yang benar
| INI DIA HADIAHNYA!!! |
Kamis, 14 Juli 2011
Konser Tunggal Superglad
| Metal, itulah kesan yang didapat ketika mendengarkan lagu di album baru Superglad |
Mantap, itulah kata yang tepat untuk mewakili keseluruhan konser tunggal Superglad. Mulai dari harga pre-sale nya yang cuma Rp. 20.000. Ditambah dapet CD asli album terbaru (Cinta & Nafsu). Masih ada lagi bonus lainnya, dapet super fine clove cigaretes : Djarum Super.
Selain bonus-bonus barang, Superglad yang berhasil memainkan 32 lagu dalam konser tunggalnya itu juga menyuguhkan bonus penampilan panggung yang juga mantap. Mulai dari hadirnya bintang tamu, seperti Eka The Brandals, B'jah The Fly, Melani Subono sampai gitaris gaek Eet Sjahranie Edane. Di sela-sela pergantian lagu, penonton juga diberi tontonan video yang menampilkan orang-orang terdekat Superglad. Namun dari semua itu, penampilan yang paling mantap dan meluapkan emosi adalah ketika diputarkan film tentang almarhum istrinya Buluk (vocal). Disini Buluk sampai menitikan air mata saat menyanyikan lagu yang diciptakannya untuk almarhumah yaitu Senandung Rindu. Katanya Buluk sih lagu itu gak pernah bisa dia nyanyiin sampe selesai tapi untuk konser tunggal ini, Buluk berhasil menyelesaikannya, salut!
| Buluk dengan slayer di microphone, ciri khas |
Panggung gelap, tiba-tiba lampu terang menyala, menyorot punggung jaket jins Buluk yang sedang membelakangi pentonton. Terlihat Tulisan Love & Lust, itulah penanda konser sudah sampai penghujung acara yaitu launching album terbaru Superglad. Jap-jap metal mulai keluar dari gitar Dadi yang membuat penonton jadi mengangguk-anggukan kepala dan lebih bersemangat. Inilah metamorfosa musik Superglad yang sebelumnya cenderung lebih nge-rock. Dari segi liriknya pun lagu-lagu baru Superglad menawarkan tema-tema percintaan yang lebih liar, bukannya cinta galau seperti album-album sebelumnya. Hal ini memang sesuai dengan judul album baru mereka "Cinta dan Nafsu"
| Dengan jap-jap metal barunya, permainan gitar Dadi berhasil mengambil perhatian penonton |
| Panggungnya sederhana, tapi penampilannya luar biasa, "Rock Together Walk Together!" |
Selasa, 28 Juni 2011
Masih Dijajah
Selasa, 07 Juni 2011
Pompa Infus
Saya baru tahu ada alat ini, pas ibu saya di kemo (bagi yang belom tau, kemo itu adalah obat buat penyembuhan kanker yang dimasukkin lewat infus, jadi prosesnya persis kayak orang diinfus aja). Bedanya sama infus, obat kemo itu biasanya masa kadarluarsanya cepet, bahkan ada yang gak boleh lebih dari 3 jam. Nah kalo gitu kan ribet tuh, apalagi kadang orang diinfus kan suka macet-macet cairannya gara2 kita suka gerak2. Obat yang harusnya masuk ke tubuh dalam 3 jam, eh malah kelebihan waktunya...
Untuk itu ada yang namanya pompa infus (infus pump), alat ini tuh bisa menyesuaikan lamanya cairan infus masuk ke dalam tubuh. Jadi infusnya bisa di-setting. Nah perawat-perawat di rumah sakit gak langsung ngasih tu infus pump buat pasien, soalnya biasanya alatnya terbatas. Jadi kalo emang kalian butuh, gak usah ragu-ragu minta sama perawatnya buat dipasangin infus pump.
Ini kan demi pengobatan yang terbaik, semoga selalu diberi kesahatan, dan yang sakit disembuhkan, amin
![]() |
| infus pump |
Untuk itu ada yang namanya pompa infus (infus pump), alat ini tuh bisa menyesuaikan lamanya cairan infus masuk ke dalam tubuh. Jadi infusnya bisa di-setting. Nah perawat-perawat di rumah sakit gak langsung ngasih tu infus pump buat pasien, soalnya biasanya alatnya terbatas. Jadi kalo emang kalian butuh, gak usah ragu-ragu minta sama perawatnya buat dipasangin infus pump.
![]() |
| ibu saya pake infus pump |
Ini kan demi pengobatan yang terbaik, semoga selalu diberi kesahatan, dan yang sakit disembuhkan, amin
Minggu, 29 Mei 2011
Sokaraja
Terletak di sebelah timur Purwokerto,
Sokarja begitu sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Di sana terkenal getuk goreng, mendoan,
dan yang terpenting adalah "Sroto" (soto) dengan khas ketupat dan campuran sambal kacangnya, benar-benar tak ada dua.
Mari mampir Sokaraja!
Sokarja begitu sayang untuk dilewatkan begitu saja.
Di sana terkenal getuk goreng, mendoan,
dan yang terpenting adalah "Sroto" (soto) dengan khas ketupat dan campuran sambal kacangnya, benar-benar tak ada dua.
Mari mampir Sokaraja!
![]() |
| Mendoan |
![]() |
| Kecik, katanya sih yang paling mantap Srotonya |
![]() |
| Sroto Sokaraja |
Rabu, 18 Mei 2011
Lampu dan Panggung
Foto Panggung adalah tentang bagaimana memanfaatkan lampu dan asap.
Biasanya di acara-acara yang cukup meriah, asap menjadi salah satu barang wajib.
Keluarnya asap itulah yang harus kita perhatikan.
Saat asap keluar, lampu menyorot itulah momennya
Terakhir tinggal ambil posisi untuk memotret "si penampil" yang paling diinginkan
Foto panggung adalah tentang bagaimana memanfaatkan layar proyektor
Cobalah foto dari depan dan belakang panggung
Hanya saja hati-hati dengan tampilan "mana sebelah kiri?, mana sebelah kanan?"
Foto panggung adalah tentang bagaimana menangkap aksi terbaik "si penampil"
ketika sedang menunjuk, buka baju, pokoknya ekspresi emosi
Foto Panggung adalah tentang memanfaatkan kegelapan
Dengan tujuan agar fokus pada "si penampil"
#YANG AMATIR YANG BERBAGI KETERBATASAN
Biasanya di acara-acara yang cukup meriah, asap menjadi salah satu barang wajib.
Keluarnya asap itulah yang harus kita perhatikan.
Saat asap keluar, lampu menyorot itulah momennya
Terakhir tinggal ambil posisi untuk memotret "si penampil" yang paling diinginkan
![]() | |
| Siluet personil The Trees & The Wild @ In Music We Trust 2 KMF (Sept-2010) |
Foto panggung adalah tentang bagaimana memanfaatkan layar proyektor
Cobalah foto dari depan dan belakang panggung
Hanya saja hati-hati dengan tampilan "mana sebelah kiri?, mana sebelah kanan?"
![]() | |||||
| Tony Q @ In Music We Trust 2 KMF (Sept-2010) |
![]() |
| Ebiet Beat E @ Festival Bambu Nusantara 4 |
| |
| The Trees & The Wild @ In Music We Trust 2 KMF (Sept-2010) |
Foto panggung adalah tentang bagaimana menangkap aksi terbaik "si penampil"
ketika sedang menunjuk, buka baju, pokoknya ekspresi emosi
![]() |
| Nyai Ontosoroh @ Selasar Sunaryo (Juli-20100 |
Foto Panggung adalah tentang memperlihatkan panggungnya
Jangan ragu untuk memotret keseluruhan![]() |
| Nyai Ontosoroh @ Selasar Sunaryo (Juli-20100) |
| Naif @ ITB (Juni-2010) |
Dengan tujuan agar fokus pada "si penampil"
![]() |
| Nyai Ontosoroh @ Selasar Sunaryo (Juli-2010) |
#YANG AMATIR YANG BERBAGI KETERBATASAN
Langganan:
Postingan (Atom)

































